Showing posts with label Saham. Show all posts
Showing posts with label Saham. Show all posts

Wednesday, November 22, 2017

Awal Sesi, IHSG Menguat 11 Poin ke 6.081


Pergerakan saham terlihat di sebuah monitor, Jakarta, Senin (14/11).Tekanan IHSG tersebut juga didorong saham-saham berkapitalisasi besar yang merosot. 

Dunia Berita 365, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali lanjutkan penguatan di tengah bursa saham global yang bervariasi. Bahkan, IHSG tembus rekor tertinggi baru pada pembukaan perdagangan saham.

Pada pra-pembukaan perdagangan saham, Kamis (23/11/2017), IHSG naik 11,63 poin ke posisi 6.081,41. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 15 poin ke posisi 6.085. Indeks saham LQ45 naik 0,27 persen ke posisi 1.019. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Ada sebanyak 109 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 33 saham melemah dan 100 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.090,64 dan terendah 6.080,75.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 20.801 kali dengan volume perdagangan saham 690,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 345,9 miliar. Investor asing melakukan aksi jual Rp 12,08 miliar di pasar reguler. Tercatat, posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.498.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham perdagangan turun 0,25 persen. Sektor saham infrastruktur naik 0,58 persen, dan catatkan penguatan tertinggi. Disusul sektor saham barang konsumsi mendaki 0,29 persen dan sektor saham tambang naik 0,28 persen.

Saham-saham yang catatkan keuntungan dan penggerak IHSG antara lain saham MGNA naik 19,01 persen ke posisi Rp 144 per saham, saham SMDR melonjak 5,45 persen ke posisi Rp 464 per saham, dan saham IMJS menguat 3,55 persen ke posisi Rp 292 per saham. - Agen Sbobet

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham BDMN turun 1,35 persen ke posisi Rp 5.500 per saham, saham PNBS merosot 1,27 persen ke posisi Rp 78, dan saham FINN susut 1,16 persen ke posisi Rp 171 per saham.

Di seluruh pasar, investor asing gencar beli saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Sementara itu, bursa saham Asia cenderung bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,19 persen, indeks saham Singapura menguat 0,09 persen, dan indeks saham Taiwan naik 0,27 persen. Sedangkan indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0,16 persen dan indeks saham Shanghai turun 0,34 persen.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak variatif pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, IHSG akan bergerak pada support 6.025 dan resistance 6.085.

Laju IHSG akan variatif setelah sehari sebelumnya menembus rekor. Kemarin, IHSG naik 37,92 poin ke level 6.069,78.

"Dengan sektor aneka industri dan pertambangan memimpin penguatan. Saham ASII dan BUMI menguat cukup optimis," kata dia, di Jakarta, Kamis pekan ini.

Bursa Asia Menguat

Sebelumnya, bursa saham Asia menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini, seiring spekulasi bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve tidak terlalu agresif untuk menaikkan suku bunga pada 2018. Ini membuat dolar AS melemah.

Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,15 persen. Indeks saham Australia turun 0,07 persen. Sementara itu, indeks saham Korea Selatan belum buka hingga ujian masuk perguruan tinggi nasional. Bursa saham Jepang Nikkei libur. Ini akan membuat volume perdagangan saham tipis di bursa saham Asia.

Di pasar uang, dolar AS cenderung tertekan terhadap yen. Tekanan terhadap dolar AS dipicu dari rilis risalah rapat the Federal Reserve yang fokus terhadap inflasi yang diperkirakan masih di bawah target dua persen.

Selain itu, pernyataan pimpinan the Federal Reserve Janet Yellen yang mengindikasikan ketidakpastian inflasi ke depan. Ini mendorong pasar menilai kenaikan suku bunga pada 2018 masih sesuai rencana. Suku bunga bank sentral AS diperkirakan naik dari 1,25 persen menjadi 1,5 persen pada Desember 2017.

Indeks dolar AS pun berada di kisaran 93,27. Euro berada di kisaran US$ 1,1817. Dolar AS berada di posisi 111,23 terhadap yen.

"Pergerakan dolar AS mengejutkan jelang Thanksgiving dan FOMC minutes memberikan dorongan lain. Kelihatannya pejabat the Federal Reserve tidak nyaman dengan inflasi yang rendah. Investor pun bertanya-tanya apakah harus membeli banyak dolar AS," ujar Sean Callow, Analis Westpac seperti dikutip dari laman Reuters, Kamis (23/11/2017).

Pergerakan bursa saham Asia juga dipengaruhi oleh wall street yang bervariasi. Indeks saham Dow Jones turun 0,27 persen. Indeks saham S&P 500 susut 0,08 persen. Sedangkan indeks saham Nasdaq bertambah 0,07 persen. 
Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online
Read more

Wednesday, November 15, 2017

IHSG Dibuka Menguat Berlawanan dengan Bursa Asia



Agen Poker Online, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada awal sesi perdagangan saham Kamis pekan ini. Penguatan IHSG terjadi di tengah bursa global yang melemah.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (16/11/2017), IHSG naik 13,3 poin atau 0,22 persen ke posisi 5.985,62. Indeks saham LQ45 menguat 0,34 persen ke posisi 994,79. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 16,07 poin atau 0,19 persen ke posisi 5.988,25. Indeks saham LQ45 naik 0,40 persen ke posisi 995,33. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.

Ada sebanyak 78 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 18 saham lainnya melemah dan 77 saham diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.990,90 dan terendah 5.984,70.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 5.781 kali dengan volume perdagangan saham 89,7 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 79,4 miliar.

Investor asing melakukan aksi beli Rp 903,3 juta di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.531.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham infrastruktur naik 0,60 persen, sektor saham barang konsumsi mendaki 0,51 persen. Sementara itu, sektor tambang turun 0,42 persen, dan catatkan penurunan terbesar dan satu-satunya.

Saham-saham yang catatkan top gainers antara lain saham CMPP naik 12,02 persen ke posisi Rp 410, saham TIFA melonjak 6,67 persen ke posisi Rp 224 per saham, dan saham IIKP mendaki 7,38 persen ke posisi Rp 262 per saham.

Sementara saham yang mencatat top losers antara lain saham CKRA yang turun 11,39 persen ke level Rp 70 per saham, kemudian saham LRNA turun 8,6 persen ke level 85 per lembar saham dan saham SIDO yang turun 2,8 persen ke Rp 520 per saham. - Agen Domino QQ

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, IHSG sedang berada dalam konsolidasi wajar dengan potensi penguatan. IHSG akan tergantung dari rilis data ekonomi yaitu suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

"IHSG akan bergerak di kisaran 5.960-6.123 pada Kamis pekan ini," ujar dia dalam ulasannya, Kamis (16/11/2017).

Sementara itu, Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menuturkan, IHSG akan mecoba bergerak berbalik arah dalam jangka pendek ke posisi 5.950-6.000. IHSG akan menguji level support 5.950 dan 5.936 jika kembali tertekan tidak mampu berbalik di atas moving average 20 harian.

Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online
Read more

Sunday, November 12, 2017

Aksi Jual Bayangi IHSG, Simak Saham Pilihan Ini




Agen Poker Online, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang positif pada awal pekan ini. Namun laju IHSG dibayangi aksi ambil untung pelaku pasar.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, kondisi pergerakan IHSG masih terlihat cukup kuat bertahan dalam rentang konsolidasi wajar. Hal itu ditopang oleh fundamental ekonomi yang stabil. William menuturkan, bila terjadi koreksi, hal itu dapat dimanfaatkan untuk aksi beli saham dalam jangka panjang.

"IHSG berpotensi melaju di zona positif di kisaran 5.972-6.123," ujar William dalam ulasannya, Senin (13/11/2017).

Sementara itu, Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menuturkan, secara teknikal, aksi ambil untung terus membayangi IHSG. Pergerakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.993-6.044 pada Senin pekan ini.

Sebelumnya IHSG melemah 20,63 poin ke level 6.021,83 pada Jumat pekan lalu. Sektor saham perdagangan, infrastruktur dan industri dasar memimpin pelemahan IHSG. Investor asing melakukan aksi jual Rp 1,21 triliun.

Untuk pilihan saham, Lanjar memilih saham PT Infofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA).

Sedangkan William memilih saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) untuk dicermati pelaku pasar.

IHSG Merosot pada Akhir Pekan Lalu

Sebelumnya laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak variasi dengan kecenderungan melemah pada perdagangan saham menjelang akhir pekan ini. Aksi ambil untung menekan IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat 10 November 2017, IHSG melemah 20,63 poin atau 0,34 persen ke posisi 6.021,82. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,35 persen ke posisi 1.001,14. Seluruh indeks saham acuan kompak melemah. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di zona hijau. Akan tetapi, akhirnya berbalih arah ke zona merah.

Ada sebanyak 192 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sedangkan 136 saham menguat. 115 saham lainnya diam di tempat. Menjelang akhir pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.054,53 dan terendah 6.020,45.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 279.942 kali dengan volume perdagangan 9,5 miliar saham. Nilai transaksi Rp 7,3 triliun. Investor asing melakukan aksi jual Rp 1,2 triliun di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.521. - Agen Domino QQ

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham aneka industri naik 0,65 persen, sektor saham barang konsumsi mendaki 0,44 persen dan sektor saham manufaktur naik 0,18 persen. Sementara itu, sektor saham perdagangan susut 1,19 persen, dan catatkan penurunan terbesar.

Disusul sektor saham infrastruktur dan industri dasar masing-masing turun 0,90 persen. Sedangkan sektor saham pertanian melemah 0,53 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham PTRO naik 20,66 persen ke posisi Rp 1.635 per saham, saham MBSS melonjak 14,60 persen ke posisi Rp 785 per saham, dan saham ELSA menanjak 8,24 persen ke posisi Rp 394 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham ARMY turun 4,76 persen ke posisi Rp 200, saham UNTR tergelincir 4,03 persen ke posisi Rp 32.725 per saham, dan saham AISA merosot 3,45 persen ke posisi Rp 840 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar merosot. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,05 persen ke posisi 29.120, indeks saham Korea Selatan Kospi susut 0,30 persen, indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 0,82 persen dan catatkan penurunan terbesar.

Disusul indeks saham Singapura melemah 0,11 persen dan indeks saham Taiwan turun 0,10 persen. Sedangkan indeks saham Shanghai menguat 0,14 persen.

Analis PT Semesta Indovest Aditya Perdana menuturkan, IHSG melemah lantaran minim sentimen positif. Pelaku pasar pun merealisasikan keuntungan usai IHSG bergerak cukup kuat dalam sepekan. Aditya menuturkan, pelaku pasar menunggu sentimen positif untuk dorong IHSG. Apalagi saat ini valuasi saham sudah terlalu tinggi.

"Secara teknikal level IHSG juga sudah jenuh beli. Volume beli cukup tinggi membutuhkan sentimen lagi ke depan untuk investor," kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menambahkan, pelemahan IHSG masih cukup wajar dan sehat. Level support di kisaran 6.030. "Masih cukup baik bila IHSG ditutup di level 6.000," kata dia.

Sedangkan dari eksternal, menurut Aditya belum ada sentimen signifikan pengarui IHSG. "Di Amerika Serikat ada sentimen corporate tax tetapi itu tidak terlalu berdampak ke kita. Rupiah juga stabil," kata dia. 

Agen Poker Domino qq - Judi QiuQiu - Capsa Bandar Kiu Online
Read more

Sepi Sentimen, Laju IHSG Variatif dalam Sepekan




Agen Capsa Online, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi variatif pada perdagangan saham sepekan ke depan. Lantaran, sentimen penggerak IHSG cenderung sepi.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, pelaku pasar tengah mencermati berbagai sentimen yang ada.

"Setelah momentum rilis kinerja telah usai, kini pelaku pasar kembali mencermati berita-berita umum dari para emiten dan global," kata dia di Jakarta, Senin (13/11/2017).

Namun, Reza menuturkan, IHSG juga berpotensi melemah. Hal tersebut lantaran para investor melakukan aksi jual saham.

"Pergerakan variatif melemah masih dimungkinkan jika pelaku pasar kembali melakukan aksi jualnya. Untuk itu, diharapkan kondisi IHSG tidak dimanfaatkan untuk aksi jual masif," jelas dia.

Dia memperkirakan, IHSG berada pada support 6.005-6.012. Sementara, resistance berada pada level 6.035-6.057.

Beberapa saham rekomendasi Reza antara lain, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Barito Pasific Tbk (BRPT). - Agen Sbobet

Sebagai tambahan, IHSG turun sebanyak 0,29 persen pada pekan kemarin, dari pekan sebelumnya di level 6.039,54 menjadi 6.021,82. Sejalan dengan itu, kapitalisasi pasar mengalami penurun 0,29 persen dari Rp 6.685,25 triliun menjadi Rp 6.665,64 triliun.

728x90
Read more

Wednesday, November 8, 2017

Bursa Global Positif, IHSG Menguat Terbatas




Agen Capsa Online, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan saham Kamis pekan ini. Penguatan IHSG tersebut mengikuti bursa saham global yang positif.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (9/11/2017), IHSG naik tipis 6,16 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.055,54. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 13,98 poin ke posisi 6.063. Indeks saham LQ45 menguat 0,19 persen ke posisi 1.010,58. Indeks saham acuan kompak menguat.

Ada sebanyak 101 saham menghijau sehingga mendorong penguatan IHSG. 31 saham melemah. 80 saham diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.067,98 dan terendah 6.055,54.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 10.011 kali dengan volume perdagangan 261,2 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 195 miliar.

Investor asing melakukan aksi jual Rp 28,55 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di posisi Rp 13.504.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham industri dasar turun 0,06 persen dan sektor aneka industri susut 0,34 persen.

Sektor saham pertanian naik 0,63 persen dan catatkan penguatan tertinggi. Disusul sektor saham keuangan menguat 0,55 persen dan sektor saham barang konsumsi mendaki 0,33 persen.

Saham-saham yang catatkan top gainers antara lain saham BDMN naik 10,31 persen ke posisi Rp 5.350 per saham, saham TRAM melonjak 5,37 persen ke posisi Rp 157, dan saham INKP menanjak 3,02 persen ke posisi Rp 5.975 per saham.

Saham-saham yang tertekan antara lain saham VIVA turun 10 persen ke posisi Rp 270, saham INTP tergelincir 1,53 persen ke posisi Rp 22.550 per saham, dan saham JSMR merosot 1,49 persen ke posisi Rp 6.600 per saham.

Investor asing pun memburu sejumlah saham antara lain saham PT Gudang Garam Tbk, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, dan PT HM Sampoerna Tbk.

Pada Kamis pagi, bursa Asia sebagian besar menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,66 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 0,32 persen, indeks saham Jepang Nikkei menanjak 1,7 persen, indeks saham Shanghai menguat 0,11 persen, dan indeks saham Singapura naik 0,05 persen. Sedangkan indeks saham Taiwan tergelincir 0,07 persen. - Agen Betting Online

IHSG Berpeluang Menguat

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Rilis data ekonomi menjadi sentimen yang pengaruhi IHSG. 

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, IHSG terlihat masih akan melaju zona positif. Hal ini ditunjang oleh sisi fundamental ekonomi yang terlihat masih cukup bagus.

Ini dilihat dari data ritel penjualan yang menurut William menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia masih terus bertumbuh dengan baik di sektor riil.

"IHSG akan bergerak di kisaran 5.969-6.098," ujar William dalam ulasannya, Kamis PEKAN INI.

Sementara itu, Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menuturkan, IHSG masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis pekan ini. Aksi jual investor masih bayangi gerak IHSG. Lanjar memprediksi, IHSG bergerak di kisaran 6.020-6.070.

728x90
Read more

Monday, November 6, 2017

Usai Cetak Rekor, IHSG Lanjutkan Penguatan




Agen Capsa Online, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada awal sesi perdagangan saham Selasa ini. Pada perdagangan sebelumnya IHSG mencetak rekor tertinggi.

Pada pra-pembukaan perdagangan saham, Selasa (7/11/2017), IHSG naik 4,92 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.055,74. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 6,32 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.055,76. Indeks saham LQ45 menguat 0,10 persen ke posisi 1008,04.

Ada 86 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Adapun, 24 saham melemah dan 100 saham lainnya diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.060,68 dan terendah 6.050,98.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 7.988 kali dengan volume perdagangan saham 304 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 155 miliar. Investor asing melakukan aksi jual Rp 21 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.506.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat, kecuali sektor saham infrastruktur, keuangan dan industri sasar. Sektor saham pertambangan naik 0,33 persen, dan mencatatkan penguatan terbesar. Sektor saham barang konsumsi menguat 0,24 persen dan sektor saham kontruksi mendaki 0,19 persen.

Saham-saham yang menguat dan tercatat sebagai top gainers antara lain saham RBMS naik 10,06 persen ke posisi Rp 175 per saham, saham ASJT mendaki 8,77 persen ke posisi Rp 650 per saham, dan saham KIOS menanjak 7,56 persen ke posisi Rp 2.420 per saham.

Adapun saham-saham yang tertekan antara lain saham SMBR melemah 4,64 persen ke posisi Rp 2.880 per saham, saham CTTH tergelincir 4,17 persen ke posisi Rp 69 per saham, dan saham PORT susut 3,91 persen ke posisi Rp 344 per saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, fundamental ekonomi terlihat masih dalam kondisi stabil. Ini ditunjukkan dari rilis pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2017. Indonesia catatkan pertumbuhan ekonomi 5,06 persen pada kuartal III 2017.

Ini juga menjadi faktor penopang penguatan IHSG pada perdagangan saham kemarin. William mengharapkan aliran dana investor asing yang masuk ke pasar saham dan data pertumbuhan ekonomi Indonesia masih topang penguatan IHSG.

"IHSG akan bergerak di kisaran 5.969-6.098," ujar William.

Cetak rekor

Pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin, IHSG naik 11,28 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.050,82. Indeks saham LQ45 menguat 0,17 persen ke posisi 1.007,22. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Level IHSG ke 6.050 merupakan level tertinggi dalam sejarah. Sebelumnya IHSG sempat sentuh level tertinggi di 6.025 pada 25 Oktober 2017.

Ada sebanyak 179 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. 154 saham lainnya melemah sehingga menahan penguatan IHSG. 125 saham lainnya diam di tempat.

IHSG sempat berada di level tertinggi 6.062,06 dan terendah 6.025,07. Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 296.441 kali dengan volume perdagangan saham 8,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,3 triliun.

Investor asing melakukan aksi beli Rp 273,31 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.515.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,06 persen pada kuartal III 2017 menjadi sentimen positif untuk pasar saham.

"Rilis data ekonomi Indonesia tumbuh 5,06 persen lebih bagus dibandingkan perkiraan. Selain itu, lebih tinggi dari periode sebelumnya yang di kisaran 5,01 persen," kata Reza. 

728x90
Read more

Sunday, November 5, 2017

IHSG Dibuka Melemah di Awal Pekan



Agen Betting Online – Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal sesi perdagangan saham Senin ini. Pelemahan IHSG ini berlawanan dengan bursa Asia.

Pada pembukaan perdagangan saham, Senin (6/11/2017), IHSG turun 7 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.031,77. Indeks saham LQ45 melemah 0,17 persen ke posisi 1.003,79.

Ada 79 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Adapun, 42 saham melemah dan 91 saham lainnya diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.037,59 dan terendah 6.025,07.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 11.922 kali dengan volume perdagangan saham 413 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 325,3 miliar. Investor asing melakukan aksi beli Rp 15 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.520.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham melemah, pelemahan dipimpin sektor saham pertambangan 0,56 persen kemuydian sektor saham perdagangan 0,52 persen dan sektor saham aneka industri 0,33 persen.

Sedangkan saham yang menguat dipimpin oleh saham infrastruktur dengan penguatan 0,61 persen.

Saham-saham yang menguat dan tercatat sebagai top gainers antara lain saham TFCO naik 11,11 persen ke posisi Rp 685 per saham, saham TFCO mendaki 11,11 persen ke posisi Rp 1.000 per saham, dan saham KIOS menanjak 10 persen ke posisi Rp 2.200 per saham.

Adapun saham-saham yang tertekan antara lain saham RIMO melemah 24,85 persen ke posisi Rp 254 per saham, saham KBLV tergelincir 15,83 persen ke posisi Rp 505 per saham, dan saham PALM susut 5,92 persen ke posisi Rp 318 per saham.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham awal pekan ini. Rilis data ekonomi akan pengaruhi laju IHSG.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, pola pergerakan IHSG masih terlihat kuat untuk kembali menguat. Apalagi level support IHSG dapat terjaga cukup kuat. William menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia juga akan menjadi sentimen pergerakan IHSG di awal pekan ini.

"IHSG akan bergerak di kisaran 5.939-6.088 pada Senin pekan ini," ujar William dalam ulasannya, Senin (6/11/2017).

Read more

Friday, November 3, 2017

Saham Bank dan Industri Dasar Bikin IHSG Perkasa


Agen Capsa Online, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali catatkan penguatan selama sepekan. Saham bank dan industri dasar menopang penguatan IHSG.

Mengutip laporan PT Ashmore Assets Management Indonesia, Sabtu (4/11/2017), IHSG naik 1,07 persen dari 5.975 pada 27 Oktober 2017 menjadi 6.039 pada 3 November 2017. Penguatan IHSG didorong saham-saham masuk LQ45 naik 2,07 persen.

"Sektor saham bank dan industri dasar mendorong saham-saham indeks LQ45," tulis Ashmore.

Akan tetapi, investor asing masih catatkan aksi jual senilai US$ 320 juta. Di pasar obligasi atau surat utang ikuti penguatan IHSG. Obligasi naik 0,91 persen usai terjadi aksi jual dalam lima pekan. Surat utang pemerintah bertenor 10 tahun turun 20 basis poin menjadi 6,6 persen.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di posisi 13.498. Investor asing masih melakukan aksi jual US$ 690 juta di pasar obligasi.

Reformasi pajak Amerika Serikat (AS) masih menjadi perhatian pasar. Pada Kamis 2 November 2017, Gedung Putih mengumumkan Undang-Undang (UU) Pemotongan Pajak. Dalam UU itu akan mengatur mengenai pemangkasan tarif pajak perusahaan.

Sentimen lainnya yang pengaruhi pasar yaitu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memilih Jerome Powell sebagai pimpinan the Federal Reserve atau bank sentral AS menggantikan Janet Yellen. Penggantian pimpinan the Federal Reserve itu mengingat masa jabatan Yellen yang akan berakhir pada 2018.

Powell diperkirakan melanjutkan kebijakan moneter yang sudah dilakukan Yellen. Suku bunga bank sentral AS akan naik secara bertahap dan mengurangi neraca keuangan.

Dari Eropa, bank sentral Inggris untuk pertama kali dalam 10 tahun menaikkan suku bunga. Bank sentral Inggris menaikkan suku bunga dari 0,25 persen menjadi 0,5 persen. Ini kenaikan suku bunga pertama kali sejak Juli 2007. Kenaikan suku bunga diperkirakan lebih dari dua kali dalam lebih dari tiga tahun. Hal itu berdasarkan pimpinan bank sentral Inggris Mark Carney.

Sementara itu, rilis data ekonomi China juga bayangi pasar keuangan. Indeks markit services purchasing managers (PMI) naik menjadi 51,2 pada Oktober. Kenaikan indeks PMI itu sedikit dari level terendah dalam 21 bulan pada September.

Aktivitas sedikit meningkat di sektor jasa China pada Oktober. Namun pertumbuhan tetap rendah. Pertumbuhan ekonomi China masih diharapkan dapat mencapai target 6,5 persen.

Sentimen dari domestik juga berasal dari data ekonomi. Indonesia mencatatkan inflasi Oktober 0,01 persen. Secara year to date menjadi 3,58 persen. Data inflasi itu menunjukkan harga masih terkendali.
- Agen Betting Online

Dalam laporan Goldman, Indonesia mungkin akan masuk indeks Bloomberg Global Aggregate dengan bobot 0,23 persen. Penyertaan obligasi ini bisa menambah arus dana investor asing masuk ke Indonesia senilai US$ 4 miliar-US$ 5 miliar pada 2018.

Jika investor asing masuk, Indonesia akan memiliki pasar dengan imbal hasil tertinggi keempat. Kemungkinan pengumuman masuknya Indonesia pada indeks itu pada Januari 2018.

Lalu apa yang dicermati ke depan?

Sejumlah perusahaan merilis kinerja keuangan hingga akhir September 2017. Menurut Ashmore, kekhawatiran terhadap ekonomi melambat belum terbukti. Ini ditunjukkan dari sebagian besar kinerja keuangan perusahaan sesuai bahkan di atas harapan konsensus analis.

Hasil kinerja keuangan perusahaan melewati harapan mencapai 67 persen hingga akhir kuartal III 2017 dibandingkan semester I 2017 sebesar 54 persen. Ashmore melihat untuk menaikkan sektor tambang dan infrastruktur. Sedangkan sektor ritel.

728x90
Read more

Wednesday, November 1, 2017

Sektor Infrastruktur Dorong IHSG Naik 13,88 Poin

Dua pekerja memantau pergerakan saham di sebuah monitor, Jakarta, Senin (14/11). Laju IHSG melemah 2,6 persen atau sekitar 137,71 poin ke level 5.094,25 pada penutupan sesi pertama perdagangan saham Senin (14/11/2016). 

Agen Domino QQ, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada awal sesi perdagangan saham. Penguatan IHSG ini mengikuti bursa global.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (2/11/2017), IHSG naik 13,88 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.052,02. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 10,64 poin atau 0,18 persen ke posisi 6.048,16. Indeks saham LQ45 menguat 0,53 persen ke posisi 1.005,49. Sebagian besar indeks saham LQ45 menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Ada sebanyak 117 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 30 saham melemah dan 108 saham lainnya diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.055,93 dan terendah 6.042,94.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 15.040 kali dengan volume perdagangan saham 306,9 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 239,7 miliar. Investor asing melakukan aksi jual Rp 2,68 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.548.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham perdagangan turun 0,22 persen. Sektor saham infrastruktur naik 1,12 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Sektor saham tambang menguat 0,48 persen dan sektor saham keuangan mendaki 0,40 persen.

Saham-saham yang menguat dan tercatat sebagai top gainers antara lain saham MCAS naik 24,64 persen ke posisi Rp 2.580 per saham, saham RBMS mendaki 9,52 persen ke posisi Rp 115 per saham, dan saham HDFA menanjak 7,69 persen ke posisi Rp 224 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham RIMO melemah 25 persen ke posisi Rp 450 per saham, saham ARTA tergelincir 13,10 persen ke posisi Rp 252 per saham, dan saham SMDR susut 3,68 persen ke posisi Rp 262 per saham.

Sebagian besar bursa Asia tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,14 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0,10 persen indeks saham Shanghai susut 0,40 persen dan indeks saham Singapura merosot 0,39 persen. Indeks saham Jepang Nikkei menguat 0,18 persen dan indeks saham Taiwan naik 0,13 persen.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Aliran dana investor asing diharapkan kembali masuk ke pasar saham sehingga bantu laju IHSG.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, rilis data ekonomi menunjukkan kondisi ekonomi stabil. Hal itu jadi salah satu faktor penopang dari proses perjalanan kenaikan IHSG. Selain itu, aliran dana investor asing diharapkan kembali masuk.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat dengan kisaran 5.911-6.048," ujar William dalam ulasannya, Kamis 2 November 2017.

Berdasarkan laporan PT Ashmore Assets Management Indonesia, IHSG naik 0,54 persen pada perdagangan saham kemarin didorong saham bank dan tambang. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk turun dua persen dan mendorong penurunan IHSG.

Menu Saham Pilihan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Aliran dana investor asing diharapkan kembali masuk ke pasar saham sehingga bantu laju IHSG.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, rilis data ekonomi menunjukkan kondisi ekonomi stabil. Hal itu jadi salah satu faktor penopang dari proses perjalanan kenaikan IHSG. Selain itu, aliran dana investor asing diharapkan kembali masuk.

"Hari ini IHSG berpotensi menguat dengan kisaran 5.911-6.048," ujar William dalam ulasannya, Kamis 2 November 2017. - Agen Capsa Online

Sementara itu, Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menuturkan IHSG akan konsolidasi di kisaran 5.997-6.050. Aksi ambil untung akan membayangi IHSG.

Sebelumnya pada penutupan perdagangan saham kemarin, IHSG naik 32,36 poin ke posisi 6.038. Penguatan IHSG mengikuti kenaikan bursa Asia. Tingkat inflasi secara tahunan di bawah harapan 3,5 persen dari 3,72 persen menjadi katalis positif.

Selain itu, sektor saham tambang mencatatkan penguatan terbesar 2,15 persen, perdagangan 1,16 persen dan keuangan 1,14 persen. Meski pun investor asing tercatat aksi jual sangat signifikan di awal bulan Rp 1,12 triliun usai sejumlah riset global menilai momentum IHSG sudah cukup tinggi.

Untuk pilihan saham, Lanjar memilih saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Ace Hardware Tbk (ACES).

Sedangkan William memilih saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).

728x90
Read more

Sunday, October 22, 2017

Otoritas Bursa Resmi Hapus Pencatatan Saham Inovisi

Indeks sempat meraih level tertinggi di 5.399,99 dan terendah di 5.371,67 sepanjang perdagangan hari ini, Jakarta, Jumat (10/2).

Agen Domino QQ, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan secara resmi untuk menghapus pencatatan efek (delisting) PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) dari BEI yang efektif pada Senin, (23/10/2017).

Hal itu menunjuk pengumuman bursa Nomor Peng-SPT-00002/BEI.PG2/02-2015 pada 12 Februari 2015 perihal penghentian sementara perdagangan efek PT Inovisi Infracom Tbk (INVS), Nomor Peng-DEL-00002/BEI.PP2/09-2017 pada 22 September 2017 perihal penghapusan efek PT Inovisi Infracom Tbk, dan Nomor Peng-UPT-00009.PNG/09-2017 pada 22 September 2017 perihal pencabutan penghentian sementara perdagangan efek hanya di pasar negosiasi.

Kemudian sesuai ketentuan III.3.1 peraturan pencatatan Nomor I-I tentang penghapusan pencatatan efek (delisting) dan pencatatan kembali (relisting) saham di bursa.

Dengan dicabutnya status perseroan sebagai perusahaan tercatat, Perseroan tidak lagi memiliki kewajiban sebagai perusahaan tercatat. BEI pun akan menghapus nama perseroan dari daftar perusahaan tercatat yang mencatatkan sahamnya di BEI.

Sepanjang perseroan masih merupakan perusahaan publik, perseroan tetap wajib memperhatikan kepentingan pemegang saham publik dan mematuhi ketentuan mengenai keterbukaan informasi dan pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Persetujuan penghapusan pencatatan efek Perseroan tidak menghapuskan kewajiban-kewajiban yang belum dipenuhi oleh perseroan kepada bursa.

Dalam hal perseroan akan kembali mencatatkan sahamnya di BEI, proses pencatatan saham dapat dilakukan paling cepat enam bulan sejak dilakukan delisting oleh bursa sepanjang Perseroan memenuhi persyaratan untuk dicatatkan kembali di BEI sesuai peraturan Nomor I-I tentang delisting dan relisting saham di bursa.-  Agen Judi Bola Online
Read more

Sunday, October 15, 2017

Sektor Saham Keuangan Bawa IHSG Naik ke 5.938,58



Agen Domino QQ, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat di awal pekan ini. Sektor saham keuangan memimpin penguatan.

Pada pra-pembukaan perdagangan saham, Senin (16/10/2017), IHSG menguat 3,86 poin atau 0,07 persen ke posisi 5.927,98. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG masih menguat 14,46 poin atau 0,28 persen ke 5.938,58. Indeks saham LQ45 0,32 persen ke posisi 990,29.

Ada 92 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau, sedangkan 28 saham melemah. Sebanyak 100 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.947,22 dan terendah 5.927,98.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 22.378 kali dengan volume perdagangan 990 juta. Nilai transaksi harian Rp 590 miliar.

Investor asing melakukan aksi jual Rp 5 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.486.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham keuangan memimpin penguatan dengan naik 1,02 persen. Sektor saham pertambangan menanjak 0,71 persen dan sektor saham kontruksi menanjak 0,70 persen.

Saham-saham yang mencetak top gainers, antara lain saham ZINC naik 70 persen ke posisi Rp 238, saham KIOS melonjak 24 persen ke posisi Rp 2.120, dan saham MTWI naik 23 persen ke posisi Rp 354.

Sementara itu, saham-saham yang tertekan, antara lain saham ALKA merosot 24 persen ke posisi Rp 260 per saham, saham AIMS tergelincir 25 persen ke posisi Rp 105 per saham, dan saham BKSW turun 6 persen ke posisi Rp 197 per saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, IHSG masih terus menantikan aliran dana investor asing ke pasar saham Indonesia.

Ia menuturkan, penopang pergerakan IHSG berupa stabilnya kondisi ekonomi menjadi salah satu daya tarik yang cukup besar untuk investasi di Indonesia. - Agen Betting Online

Sedangkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu tantangan terhadap kembalinya aliran dana investor asing ke pasar saham Indonesia.

"IHSG berpotensi menguat dengan kisaran 5.841-5.967 pada Senin pekan ini," ujar William.
Read more

Friday, August 11, 2017

Saham Unggulan Seret IHSG Melemah selama Sepekan

Ilustrasi laju IHSG
Agen Domino QQ, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung lesu selama sepekan. Saham-saham unggulan kembali melemah membebani IHSG.

Mengutip laporan PT Ashmore Assets Management Indonesia, Sabtu (12/8/2017), IHSG melemah 0,19 persen dari posisi 5.777 pada 4 Agustus 2017 menjadi 5.766 pada 11 Agustus 2017. Pelemahan IHSG tersebut didorong saham-saham unggulan yang tertekan terutama saham masuk indeks L45. Saham unggulan itu turun 0,36 persen secara mingguan. Sementara itu, saham berkapitalisasi kecil dan menengah cenderung bertahan.

Di pasar surat utang cenderung mendatar. Ini ditunjukkan dari imbal hasil surat berharga pemerintah bertenor 10 tahun mendatar di kisaran 6,9 persen selama empat minggu. Secara mingguan, investor asing melakukan aksi jual sekitar US$ 53 juta di pasar saham, sedangkan sebaliknya di pasar obligasi. Tercatat aksi beli investor asing mencapai US$ 375 juta.

Lalu sentimen apa saja yang pengaruhi IHSG? Dari eksternal, krisis Korea Utara mempengaruhi laju bursa saham global. Ketegangan Korea Utara dan Amerika Serikat (AS) membuat pelaku pasar khawatir. Korea Utara menyatakan Guam menjadi wilayah berpotensi yang menjadi target serangan.

Meski demikian, ketegangan Amerika Serikat dan Korea Utara tidak menjadi kunci utama. Ini ditunjukkan dari pergerakan sejumlah aset investasi. Dari pasar saham cenderung melemah selama sebulan sebelum ketegangan Korea Utara dan Amerika Serikat. Harga minyak cenderung naik dengan penguatan lima persen dalam enam minggu. Selain itu, harga emas juga reli. Namun, mata uang bergerak variasi dengan kecenderungan stabil.

Data ekonomi AS juga menunjukkan hal positif. Ini dilihat dari data tenaga kerja di sektor non pertanian tumbuh 209 ribu dari perkiraan 180 ribu. Tingkat pengangguran susut menjadi 4,3 persen. - Agen Judi Bola Online

Sedangkan dari dalam negeri, lelang obligasi atau surat utang sempat melonjak menjadi Rp 58,6 triliun. Ini memungkinkan Kementerian Keuangan untuk mengumpulkan dana Rp 22,5 triliun. Permintaan kuat dalam lelang berpotensi pemerintah menurunkan kupon bunga menjadi 7,5 persen dari 8,25 persen.

Kemudian apa yang dicermati selanjutnya? Ekonom memperkirakan suku bunga bakal naik pada 2018-2019. Ini sebagai respons atas langkah bank sentral AS atau the Federal Reserve untuk mengurangi neraca dan menaikkan suku bunga.

Meski demikian, ada sejumlah faktor yang harus dipertimbangkan bank sentral antara lain inflasi tercatat ke level terendah dalam enam tahun pada Lebaran. Volatilitas rupiah juga rendah didukung cadangan devisa kuat. Ditambah neraca transaksi berjalan yang kuat dan sehat dan bisa diimbangi dengan investasi langsung.

Sedangkan dari Amerika Serikat diperkirakan, suku bunga surat berharga AS masih tetap rendah. Ini dilihat dari inflasi kembali turun dari level target dua persen. Selain itu, kemungkinan kenaikan suku bunga pada September dan Desember turun menjadi kurang dari 50 persen. - Agen Poker Online

Read more

Thursday, August 10, 2017

Sempat Tertekan, IHSG Mampu Ditutup Naik Tipis ke 5.825

Pergerakan saham terlihat di sebuah monitor, Jakarta, Senin (14/11).Tekanan IHSG tersebut juga didorong saham-saham berkapitalisasi besar yang merosot. 
Agen Capsa Online, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup di zona hijau pada perdagangan Kamis pekan ini. Enam sektor menguat dan empat sektor melemah.

Pada penutupan perdagangan saham, Kamis (10/8/2017), IHSG naik tipis 1,93 poin atau 0,03 persen ke level 5.825. Indeks saham LQ45 melemah 0,13 persen ke level 967,85. Sebagian besar indeks acuan melemah.

Ada sebanyak 165 saham menghijau sehingga mendorong IHSG menguat. Sementara itu, 149 saham melemah sehingga membebani indeks. Sedangkan 131 saham diam di tempat. IHSG sempat berada di level tertinggi 5.833,85 dan terendah 5.810,76.

Transaksi perdagangan saham juga cukup ramai. Tercatat total frekuensi perdagangan saham sekitar 300.379 kali dengan volume perdagangan 9,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 5,5 triliun.

Secara sektoral, enam sektor melemah dan empat sektor menguat. Sektor yang melemah adalah perkebunan, industri dasar, aneka industri, konstruksi, keuangan dan manufaktur. Sedangkan sektor yang menguat adalah pertambangan, barang konsumsi, infrastruktur dan perdagangan. - Agen Poker Online

Saham-saham yang cetak top gainers antara lain saham FIRE naik 24,90 persen ke level Rp 1.555 per saham, saham NASA melonjak 24,49 persen ke level Rp 366 per saham, dan saham HDFA menanjak 19,51 persen ke level Rp 196 per saham.

Sedangkan saham-saham yang membukukan top losers antara lain saham BRAM turun 19,89 persen ke level Rp 14.500, saham GOLL merosot 17,14 persen ke level Rp 116 per saham, dan saham ENRG tergelincir 10,26 persen ke level Rp 105 per saham.

Sebelumnya, Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, IHSG berpeluang naik. Akan tetapi, penguatan IHSG itu bila tidak ada sentimen negatif yang mendominasi.

Reza menuturkan, pelaku pasar kemungkinan akan mencermati kembali bursa regional seiring sentimen negatif geopolitik antara Amerika Serikat dan Korea Utara. "Belum ada sentimen dari dalam negeri yang bisa mempengaruhi IHSG," kata dia saat dihubungi Media. - Agen Judi Bola Online

Read more

Wednesday, August 2, 2017

IHSG Turun Tipis Ikuti Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 5,69 poin ke level 5.818,55 pada awal sesi perdagangan saham Kamis pekan ini.
Agen Poker Online, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah terbatas pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Aksi jual investor asing masih berlanjut pada awal perdagangan.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (3/8/2017), IHSG turun tipis 5,69 poin atau 0,10 persen ke level 5.818,55. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG susut 8,3 poin atau 0,14 persen ke level 5.815,92. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,16 persen ke level 970,48. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada awal sesi, IHSG sempat di level tertinggi 5.820,55 dan terendah 5.812,47. Ada sebanyak 83 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. Sedangkan 50 saham melemah. 105 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 10.684 kali dengan volume perdagangan 278,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 188 miliar.

Investor asing melakukan aksi jual sekitar Rp 5,9 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.323.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan. Sektor saham infrastruktur turun 0,38 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham industri dasar tergelincir 0,25 persen. Sementara itu, sektor saham barang konsumsi melemah 0,12 persen. Sedangkan sektor tambang menguat 0,25 persen.

Saham-saham yang cetak top gainers antara lain saham IKBI naik 25 persen ke level Rp 525 per saham, saham WAPO melonjak 28 persen ke level Rp 95 per saham, dan saham ARTA naik 19,86 persen ke level Rp 386 per saham. - Agen Judi Bola Online

Sedangkan saham-saham masuk top losers antara lain saham BUKK susut 5 persen ke level Rp 950 per saham, saham AISA tergelincir 2,02 persen ke level Rp 1.210 per saham, dan saham GAMA susut 1,96 persen ke level Rp 50 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,49 persen ke level 27.471, indeks saham Korea Selatan Kospi susut 2,12 persen ke level 2.376, indeks saham Jepang Nikkei merosot 0,34 persen ke level 20.012.

Selain itu, indeks saham Shanghai turun 0,05 persen ke level 3.283, indeks saham Singapura melemah 0,39 persen ke level 3.355, dan indeks saham Taiwan susut 0,61 persen ke level 10.452.

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Rilis data ekonomi global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan pengaruhi IHSG.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, IHSG berpotensi bervariasi pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Sebelumnya IHSG dapat menguat meski diwarnai aksi jual pelaku pasar. Ini dilihat dari investor asing masih melakukan aksi jual Rp 210 miliar di seluruh pasar.

Reza menuturkan, pelaku pasar juga mesti mewaspadai saham-saham yang menguat pada perdagangan kemarin. Lantaran ada aksi jual dilakukan sejumlah pelaku pasar.

Sejumlah sentimen pengaruhi IHSG antara lain data ekonomi dari China dan Eropa yang pengaruhi pasar terutama neraca perdagangan. Sedangkan dari sentimen internal, Reza menilai, berita emiten dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan pengaruhi IHSG.

"IHSG akan bervariasi dengan kisaran support 5.775-5.800 dan resistance 5.844-5.858," tutur Reza saat dihubungi Media. - Agen Capsa Online
Read more

Monday, July 31, 2017

Aksi Beli Investor Asing Dorong IHSG Naik Tipis

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 9,91 poin atau 0,17 persen ke level 5.840,93 pada Senin pekan ini.
Agen Poker Online, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bervariasi pada perdagangan saham awal pekan ini. Namun, IHSG mampu berbalik arah ke zona hijau.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (31/7/2017), IHSG naik tipis 9,91 poin atau 0,17 persen ke level 5.840,93. Indeks saham LQ45 melemah tipis 0,01 persen ke level 974,07. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.

Ada sebanyak 173 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 172 saham melemah dan 109 saham lainnya diam di tempat. Pada awal pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.847,24 dan terendah 5.816,53.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sektiar 325.686 kali dengan volume perdagangan 6,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,1 triliun. Investor asing melakukan aksi beli Rp 300,75 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.318.

Secara sektoral, baik sektor saham menguat dan tertekan seimbang. Sektor saham barang konsumsi melemah 1,25 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham tambang tergelincir 1,21 persen dan sektor saham manufaktur melemah 0,82 persen.

Sedangkan sektor saham konstruksi menanjak 1,38 persen, dan catatlan penguatan terbesar. Disusul sektor saham perdagangan mendaki 1,21 persen dan sektor saham keuangan menguat 1,08 persen. - Agen Judi Bola Online

Saham-saham yang membukukan top gainers antara lain saham PADI naik 24,68 persen ke level Rp 985 per saham, saham PLIN menanjak 24,62 persen ke level Rp 4.860, dan saham TRIM menguat 23,31 persen ke level Rp 164 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang membukukan top losers antara lain saham MYTX melemah 14,35 persen ke level Rp 197 per saham, saham ASBI susut 13,09 persen ke level Rp 332 per saham, dan saham LMSH turun 12,98 persen ke level Rp 570 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng menguat 1,28 persen ke level 27.323, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul indeks saham shanghai menguat 0,61 persen dan indeks saham Taiwan mendaki 0,04 persen.

Sedangkan indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,07 persen, indeks saham Shanghai mendaki 0,61 persen dan indeks saham Taiwan menanjak 0,04 persen ke level 10.427.

Analis PT First Asia Capital David Sutyanto menuturkan, sejumlah sentimen pengaruhi IHSG antara lain rilis laba emiten dan pergerakan harga saham komoditas energi serta mineral. Sementara itu, sentimen negatif dipicu kembali meningkatnya ketegangan di Korea uai Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistiknya pada akhir pekan lalu. "Sentimen beragam," tutur dia. - Agen Domino QQ
Read more

Saturday, July 29, 2017

Saham Unggulan Topang Penguatan IHSG dalam Sepekan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,14 persen ke level 5.831 pada 28 Juli 2017.

Agen Domino QQ, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat selama sepekan. Hal itu didukung dari pergerakan indeks saham LQ45 atau saham terlikuid di pasar saham Indonesia.

Mengutip laman PT Ashmore Assets Management Indonesia, seperti ditulis Sabtu (29/7/2017), IHSG naik 1,14 persen dari posisi 5.765,42 pada 21 Juli 2017 menjadi 5.831,02 pada 28 Juli 2017.

Penguatan IHSG itu ditopang dari saham-saham unggulan terutama saham masuk indeks LQ45 yang menguat 1,17 persen selama sepekan. Sementara itu, sektor saham seperti pertanian cenderung performanya tidak begitu baik. Investor asing pun masih melanjutkan aksi jual mencapai US$ 192 juta.

Di pasar obligasi atau surat utang, obligasi pemerintah bertenor 10 tahun mendatar di posisi 6,9 persen. Selama sepekan, indeks obligasi turun 0,1 persen. Sedangkan di pasar obligasi, investor asing beli obligasi mencapai US$ 514 juta.

Ada sejumlah sentimen pengaruhi pasar keuangan baik dari internal dan eksternal selama sepekan. Dari AS, Partai Republik menyatakan, pihaknya telah menyerah untuk tarif penyesuaian pajak. Selain itu, The BAT jika lulus akan meningkatkan harga makanan impor ke Amerika Serikat. Pelaku usaha ritel pun menyambut positif sentimen tersebut. - Agen Judi Bola Online

Senat AS pun terus mencoba untuk mencabut perawatan kesehatan di masa pemerintahan presiden AS Barack Obama. Namun upaya tersebut gagal.

Bank sentral Amerika Serikat atau the Federal Reserve pun telah menggelar pertemuan pada akhir Juli ini. The Federal Reserve bersiap untuk menormalisasikan neraca secepatnya. Ini sebagai antisipasi ekonomi AS yang sudah pulih. Meski inflasi lemah, the Federal Reserve menilai hal itu bukan ancaman untuk menormalisasikan neraca. Kemungkinan the Federal Reserve akan menghapus reinvestasi sekuritisasi yang jatuh tempo.

Dari sentimen internal, realisasi investasi sudah diumumkan. Tercatat realisasi investasi langsung mencapai Rp 170,9 triliun pada kuartal II 2017. Dilihat dari asal negara investasi, China mencatatkan pertumbuhan tertinggi. Ini juga diikuti investasi dari Amerika Serikat dan Inggris.

Lalu apa saja yang perlu dicermati ke depan?

Ashmore melihat, kalau pergerakan laju IHSG dipengaruhi rilis laporan keuangan semester I 2017. Sejumlah emiten telah merilis laporan keuangan yang hasilnya cukup bervariasi. Berdasarkan catatan Ashmore, emiten di sektor keuangan, konstruksi dan komoditas mampu meraih hasil kinerja keuangan baik sepanjang semester I 2017. Sedangkan emiten di sektor barang konsumsi mencatatkan penurunan.

Apakah penurunan di sektor barang konsumsi berlanjut hingga semester II 2017? Ashmore melihat, pertumbuhan semester I 2017 ditopang dari sektor saham barang konsumsi. Hal ini didukung dari makro ekonomi dengan inflasi rendah, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terkendali dan surplus perdagangan.

Dengan kondisi makro ekonomi tersebut, ada kemungkinan peningkatan untuk sektor barang konsumsi. Ini akan ditopang dari usaha ritel menunjukkan pertumbuhan positif. Jadi daya beli masyarakat ada kenaikan. Selain itu, ada faktor musiman yaitu pembayaran gaji ke-13 di kalangan pegawai negeri sipil yang dapat mendorong kenaikan penjualan pada Juli-Agustus 2017. - Agen Poker Online

Dengan melihat kondisi tersebut, ada kemungkinan pertumbuhan laba bersih per saham. Ini dapat berdampak positif untuk pergerakan IHSG.
Read more

Sunday, July 23, 2017

Dibayangi Aksi Jual, Laju IHSG Bakal Datar

Seorang pria melintas di depan papan monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (30/5).
Agen Judi Bola Online, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi cenderung mendatar pada perdagangan saham pekan ini. Lantaran laju IHSG masih dibayangi aksi jual saham.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan, tren aksi jual oleh investor masih berlanjut. Hal itu bakal membebani laju indeks saham.

"Tren pelemahan lanjutan pun masih berpeluang terjadi. Diharapkan pekan ini, aksi jual ini dapat berkurang sehingga dapat menahan pelemahan lebih dalam," kata dia, di Jakarta, Senin (24/7/2017).

Namun demikian, Reza mengatakan, hal ini akan dimanfaatkan investor untuk beli saham. Sebab, harga saham di posisi bawah.

"Diperkirakan laju IHSG akan kembali variatif mendatar sering masih adanya tekanan jual namun, kemungkinan juga akan dimanfaatkan untuk pembelian di harga bawah," ujar dia.

Reza memperkirakan, IHSG bergerak pada level support 5.734-5.750. Sementara level resistance pada support 5.835-5.845.

Dia merekomendasikan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

Untuk diketahui, pada pekan lalu IHSG ditutup pada level 5.765,42 lebih rendah dari pekan sebelumnya 5.831,79. Pelemahan ini terjadi karena belum adanya sentimen positif pendorong IHSG. - Agen Poker Online

"Laju IHSG cenderung lebih banyak bergerak di teritori merah sepanjang pekan kemarin di mana high level yang dicapai hanya mencapai 5.841 dari sebelumnya di 5.843 seiring belum adanya sentimen yang dapat mengangkat IHSG," ujar dia.

IHSG melemah 1,13 persen dari level 5.831,79 pada Jumat 14 Juli 2017 menjadi 5.765,42 pada 21 Juli 2017. Penurunan IHSG didorong saham-saham unggulan yang masuk LQ45 tergelincir 1,56 persen. Investor asing juga mencatatkan aksi jual sekitar US$ 344 juta atau sekitar Rp 4,58 triliun (asumsi kurs Rp 13.320 per dolar Amerika Serikat) di pasar saham Indonesia selama sepekan.
Read more