Showing posts with label BERITA. Show all posts
Showing posts with label BERITA. Show all posts

Thursday, October 19, 2017

Ambisi Prabowo yang Tak Pernah Padam

Foto: Pool/Biro Setpres
Agen Betting OnlineJakarta -Prabowo Subianto sudah dua kali gagal di Pilpres. Namun ambisinya seolah tak pernah lekang oleh waktu.

Ambisi Prabowo yang tak pernah padam itu jelas sekali terdengar dari pidatonya di Konferensi Nasional dan Temu Kader Gerindra di SICC, Bogor, Rabu (18/10) kemarin. Acara tersebut sebenarnya tertutup namun akun resmi Gerindra mempublikasikan lengkap dengan pidato Prabowo yang jelas-jelas mengamini ambisinya tak pernah padam.

"Kalau sekarang dibilang Prabowo ambisi jadi Presiden, kenapa tidak," kata Prabowo sebagaimana dikutip dari akun Facebook Gerindra, Kamis (19/10/2017).
Bagi Prabowo Ambisi adalah hal yang baik. Baginya negara perlu anak muda berambisi untuk terus maju. Tugas parpol, menurut Prabowo, adalah menciptakan sistem agar para calon pemimpin muda tak perlu main money politics.

"Ambisi itu perlu, negara dinamis butuh anak-anak muda yang punya ambisi. Kalau Anies-Sandi tidak punya ambisi kita repot," ujar Prabowo.

Pernyataan Prabowo sebenarnya bukan tanpa dasar. sampai saat ini Prabowo masih jadi kandidat capres tunggal Partai Gerindra. Nyatanya pidato yang berapi-api itu disambut dengan seruan 'Prabowo Presiden'.

Selain itu, sejumlah survei masih menempatkan Prabowo sebagai kandidat capres terkuat kedua di bawah Joko Widodo. Lembaga survei Median yang melakukan survei capres pada pertengahan September 2017 lalu memunculkan elektabilitas Prabowo masih berada di angka 23,2%. Tidak begitu tinggi namun tak terpaut jauh dari Presiden Jokowi yang menaklukkan Prabowo di Pilpres 2014 silam yang elektabilitasnya saat ini di angka 36,2%.

Ketum partainya menyimpan ambisi nyapres lagi, sudah tentu Gerindra pun mendukung penuh. Gerindra bahkan yakin elektabilitas Prabowo yang kini masih tenggelam bakal bangkit lagi pada masanya.

"Elektabilitas Pak Prabowo akan naik kencang pada waktunya. Sekarang saja belum apa-apa masih tinggi. Pak Prabowo sampai sekarang belum bergerak, belum keliling, belum kampanye, itu saja masih tinggi," kata Waketum Gerindra Fadli Zon kepada wartawan, Selasa (3/10/2017).

Fadli menyimpan keyakinan Prabowo benar-benar jadi Presiden di 2019 mendatang. Karena elektabilitas Jokowi sebagai incumbent dinilai sangat rendah. - Agen Poker Online

"Justru incumbent Pak Jokowi relatif rendah. Akan maju capres Pak Prabowo," pungkasnya.

Read more

Marak WNI Gabung ISIS, Polri Segera Bangun Atase Kepolisian di Yordania

Wakapolri Komjen Syafruddin. 
Agen Domino QQJakarta - Wakapolri Komjen Syafruddin menjelaskan Yordania menjadi salah satu negara dengan akses keluar-masuk WNI ke Suriah untuk kegiatan ISIS. Aparat BIN dari Polri sudah mengantisipasi akses tersebut di Yordania.

"Saya tahun ini baru balik dari Yordania, jadi bukan Turki yang menjadi satu-satunya pintu masuk-keluar masyarakat Indonesia ke Suriah. Tapi ada satu negara lain, yaitu Yordania, itu jadi pintu masuk," ujar Syafruddin di sela kunjungan kerjanya di Istanbul, Turki, Kamis (19/10/2017).

Untuk mencegah hal tersebut, Polri akan membangun atase kepolisian di Yordania. Syafruddin memastikan dalam waktu dekat akan dibangun atase di Yordania. "Akan ada dan pasti ada. Jadi step by step dulu kita," jelasnya.

Syafruddin menargetkan 2-3 bulan ke depan sudah ada atase di Yordania. Kini, pihaknya tinggal menunggu izin dari Kementerian Luar Negeri RI.

"Dalam 2-3 bulan terealisasi, tergantung Ibu Menlu (Retno LP Marsudi). Jadi kalau ada atase, koordinasi sangat bagus dengan aparat keamanan karena di negara Turki, Timur Tengah, otoritas di kepolisian," tutur Syafruddin. - Agen Judi Bola Online
Read more

Polisi: Demo Tuntut Penutupan Hotel Alexis Batal

Hotel Alexis, Jakarta

Agen Betting OnlineJakarta - Rencana aksi massa yang akan mendemo penutupan Hotel Alexis di Pademangan, Ancol, Jakarta Utara, siang ini batal.

Kapolsek Pademangan Kompol Atik mengatakan, meski tidak ada aksi, pihaknya tetap mengamankan kawasan sekitar Hotel Alexis.

"Batal informasinya aksi tersebut. Tapi kita tetap melakukan pengamanan. Namun tidak secara khusus juga. Kita amankan wilayah saja," kata Kompol Atik saat dihubungi duniaberita365.blogspot.com, Kamis (19/10/2017), Jakarta Utara.

Dia melanjutkan, penjagaan tetap dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Apalagi pagi hari tadi, terjadi pertemuan kelompok warga yang menolak penutupan Alexis.

"Ya tadi pagi ada giat atau aksi yang menyuarakan untuk menolak penutupan (Alexis). Kita tetap jaga saja agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan. Sejauh ini masih kondusif, " jelas Kompol Atik.

Alasan Demo

Sebelumnya, sekelompok orang yang bergabung dalam Forum Masyarakat Jakarta Utara (Formaju) berencana berunjuk rasa di depan Hotel Alexis, Pademangan, Jakarta Utara. Demo rencananya akan digelar pada Kamis 19 Oktober 2017.

Ketua Presidium Formaju M Yusuf mengatakan, aksi tersebut akan diikuti sekitar 1.000 orang dari berbagai elemen masyarakat.

"Jadi kami ini terdiri dari hampir 60 LSM dan Ormas, di antaranya ada Pemuda Masjid, Pemuda Pancasila, FBR, FPI, ada Laskar Merah Putih," ujar Yusuf saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa 17 Oktober 2017.

Yusuf menuturkan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan masyarakat terhadap dugaan praktik prostitusi di hotel tersebut. Mereka ingin tempat hiburan malam di hotel itu ditutup lantaran disinyalir jadi sarang prostitusi.

"Kita mau mengingatkan janji kepada Mas Anies (Baswedan) agar tempat maksiat sebagaimana Kalijodo dengan mudah dibubarin, masa ini enggak bisa ditutup yang lantai tujuhnya," kata dia.

"Lantai tujuh saja, sisanya mah hotel jalan terus. Karena itu tempat maksiat lantai tujuh," sambung Yusuf.

Lebih jauh, Yusuf mengklaim telah mengirimkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ini ke Polres Metro Jakarta Utara. Hari ini, pihaknya juga tengah mengirimkan surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya. - Agen Domino 99

Read more

Polri Ungkap Perkembangan Laporan terhadap Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan pidato pertama di hadapan warga Jakarta di Balai Kota, Senin (16/10). Anies-Sandi resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. 

Agen Domino QQJakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan ke Bareskrim Polri atas penyebutan 'pribumi' dalam pidatonya, Senin 16 Oktober 2017 lalu. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, laporan itu harus melalui beberapa tahapan sebelum penyidik menentukan langkah selanjutnya.

Setyo mengatakan, Polri masih mengkaji laporan terhadap Anies tersebut.

"Setelah diterima nanti dikaji dulu, apakah memenuhi syarat atau tidak, baru diproses," kata Setyo di kompleks Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Menurut Setyo, kajian dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur pidana dalam perbuatan yang dilaporkan. Suatu perbuatan yang dilaporkan bisa saja tidak tidak memenuhi unsur pidana.

Temuan itu yang nantinya akan menentukan langkah penyidik selanjutnya.

"Apakah memenuhi syarat untuk pindah ditindaklanjuti atau tidak," ucap Setyo.

Dilaporkan Sayap PDIP

Pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut kata 'Pribumi' berbuntut panjang. Setelah menuai pro kontra, Anies akhirnya dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis.

Anies dilaporkan Jack Boyd Lapian dari Gerakan Pancasila didampingi sejumlah anggota organisasi sayap PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia pada Selasa 17 Oktober 2017 lalu.

"Kami lakukan laporan polisi terkait adanya dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI terpilih saat sesi acara gubernur di Pemprov DKI Jakarta. Banteng Muda Indonesia sebagai saksi," kata kata kuasa hukum pelapor, Rudi Kabunang di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta. - Agen Judi Bola Online

Laporan yang dibuat Jack diterima dengan nomor LP/1072/X/2017/Bareskrim. Menurut Jack, kalimat pribumi yang dilontarkan Anies dalam pidatonya dikhawatirkan dapat memecah belah bangsa.

Read more

Thursday, August 17, 2017

Kisah Perjuangan Veteran Tionghoa saat Bertugas jadi Mata-mata

Soegeng Boedhiarto.
Agen Poker Online, Banjarnegara - Seorang veteran Tionghoa di Banjarnegara menceritakan tugasnya saat masa perjuangan kemerdekaan. Meski telah renta, pria bernama Soegeng Boedhiarto masih mengingat jelas suasana saat itu.

Tak ingin dicap asal bicara, veteran keturunan Tionghoa ini pun menunjukkan bukti-bukti keterlibatannya melawan penjajah yang dikumpulkan dalam bendel buku. Dari surat-surat, catatan hingga foto-foto.

Soegeng menceritakan, sejak usia 17 tahun ia mulai terlibat dalam perjuangan kemerdekaan. Saat itu, veteran berpangkat sersan ini bertugas sebagai mata-mata. Tempat tinggalnya yang dekat dengan markas Belanda di Purwokerto inilah yanh membuat Soegeng memudahkan untuk mendapat informasi dari tentara Belanda.

"Kalau ada informasi tentara Belanda akan menyerang daerah tertentu saya langsung menginformasikan kepada anggota lainnya untuk pindah. Karena dengan perlengkapan senjata yang dimiliki Belanda, kita pasti akan kocar kacir," kisahnya saat ditemui di kediamannya di Jalan Meyjen Panjaitan nomor 1, Banjarnegara, Kamis (17/8/2017).

03738ba8-71e9-469f-b0ab-5c38dd632649_169.jpg
Soegeng Boedhiarto.
Saat menyampaikan informasi yang ia dapat, bukan melalui radio atau alat komunikasi lainnya. Namun Soegeng harus berjalan melalui hutan saat malam hari. Biasanya perjalanan ini di tempuh sampai 3 malam.

"Dulu tempat tinggal saya di Purwokerto. Sering saya berjalan ke Pekalongan, Kebumen hingga Banjarnegara untuk menyampaikan informasi," tuturnya.

Meski tidak fasih, tetapi dengan tugas yang ia lakukan sebagai mata-mata tentara Belanda membuatnya bisa beberapa bahasa. Yakni Bahasa Belanda, Indonesia dan Tionghoa.

"Hanya bahasa Belanda yang tidak begitu fasih. Tetapi kalau ada yang berbicara sedikit-sedikit paham," ujar Soegeng.

Di masa saat ini, ia berpesan agar generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. Ia juga mengingatkan agat jangan mudah untuk dipecah belah. Apalagi jika melihat perjuangan merebut kemerdekaan yang dilakukan oleh berbagai lapasian masyarakat.

"Indonesia tetap kuat jika terus bersatu, untuk itu jangan mudah untuk dipecah belah," pesannya. - Agen Judi Bola Online

Read more

Pertama dalam Sejarah, Putra Papua jadi Ajudan Presiden

Ajudan Presiden Joko Widodo dari Papua Kombes Johnny Eddizon Isir 

Agen Domino QQ, Jakarta Mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Johnny Eddizon Isir dipercaya menjadi ajudan Presiden Joko Widodo. Dia merupakan putra Papua.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, terpilihnya Johnny merupakan sebuah prestasi karena dialah putra Papua pertama dalam sejarah yang menjadi ajudan Presiden.

"Ini pertama dalam sejarah, putra asal Papua dipercayakan menjabat sebagai ajudan Presiden RI Joko Widodo," kata Rikwanto saat dihubungi Media di Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Johnny menyandang gelar Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1996. Prestasi ini juga merupakan yang pertama bagi putra Papua di Bumi Magelang, Jawa Tengah. - Agen Poker Online

Johnny juga pernah menjabat sebagai Kapolres Manokwari. Setelah itu, dia dipercaya menjabat Wakil Direktur Reskrimum Polda Banten dan dosen utama STIK-PTIK dan Direktur Reskrimsus Polda Riau.

Rikwanto mengungkapkan, terpilihnya Johnny sebagai ajudan Presiden Joko Widodo tak lepas dari peran Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Kapolri, sambung dia, merekomendasikan nama Johnny kepada Presiden Joko Widodo.

"Rekomendasi dari Kapolri. Karena Presiden melihat Pak Tito punya Sespri orang Papua, dan Presiden ingin juga seperti Pak Tito. Setelah magang dua minggu di Istana, lalu diterima untuk jadi ajudan Presiden," tutup Rikwanto.- Agen Judi Bola Online
Read more

Momen Bersejarah! Jokowi-JK Foto Bareng Habibie-Megawati-SBY

Dari kiri ke kanan: BJ Habibie, Iriana Joko Widodo, Joko Widodo, Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, Mufidah Kalla, Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono
Agen Poker Online, Jakarta - Momen langka terjadi di Istana Merdeka dalam rangkaian upacara HUT ke-72 RI. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) berfoto bersama para tokoh yang pernah menjadi Presiden RI, termasuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri.

Jokowi tampak mengenakan baju adat dari Kalimantan Selatan, sedangkan ibu negara Iriana yang juga ikut berfoto mengenakan baju adat Minangkabau. Wapres JK mengenakan pakaian adat bugis, sementara istrinya, Mufidah Kalla, mengenakan baju adat yang mirip dengan Iriana.

Ada yang lebih istimewa dari peringatan kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia (RI) yaitu hadirnya seluruh tokoh yang pernah menjabat presiden RI.

Ada Presiden ke-6 RI SBY yang mengenakan baju adat Betawi warna hitam bersama Ibu Ani yang mengenakan kebaya merah.

Lalu ada pula Presiden ke-5 RI Megawati dan Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Mereka pun menyempatkan diri berfoto bersama.

"Ini kan ratusan pakaian adat yang kita miliki. Suatu saat Kalimantan, Sumatera, Papua, Jawa, karena budaya kita sangat beragam. Inilah Indonesia," tutur Jokowi sebelum upacara di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (17/8/2017). - Agen Judi Bola Online
Read more